Jurnal Realitas.com, Simalungun |  Selasa, (26/04/2016) pukul 17:30 WIB bertempat di Asrama Polisi di kawasan Kator Sat Lantas Polres Simalungun di Jl. Asahan Siantar, berlangsung acara Press Release hasil Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) yang diadakan oleh Polres Kabupaten Simalungun beserta jajarannya.

Dalam Press Release tersebut, Kapolres Simalungun AKBP Yofie Girianto Putro SIK didampingi Kasat Narkoba AKP ZP Matondang  dan Kasi Provam Ipda Alwan menyampaikan kepada para awak media hasil “Operasi Bersinar Toba 2016” yang telah dilaksasanakan secara serentak di seluruh wilayah kerja Polres Kabupaten Simalungun.

Foto: Kapolres Simalungun AKBP. Yofie Girianto Putro, SIK saat Press Release

“Hasil Operasi ini cukup memuaskanlah”, ucap AKBP Yofie. Seraya menambahkan bahwa selama operasi Bersinar tersebut Petugas dilapangan yakni Satuan Reserse Narkoba (SatResKoba)  dengan 17 Polsek yang berada didalam wilayah Hukum Polres Kabupaten Simalungun secara serempak dan terkoordinasi melakukan operasi/razia narkoba.

Selama operasi ini, petugas berhasil menangkap sebanyak 60 kasus. Dengan 72 tersangka berjenis kelamin laki-laki dan 4 tersangka berjenis kelamin Perempuan. Dengan  jumlah keseluruhan 76 orang.  Dengan perincian 28 orang ditetapkan sebagai pengedar sementara 48 orang sebagai pemakai,”,jelasnya.

Sedangkan untuk jumlah barang bukti  narkoba yang berhasil disita terdiri dari narkoba jenis Sabu-sabu sebanyak 541, 85 gram, Ganja 1.597, 98 gram serta Extacy 118 butir serta happy Five sebanyak 1 butir. Selain barang bukti tersebut, petugas juga berhasil menyita uang tunai sebagai barang bukti sebesar Rp. 6.044.000 (Enam Juta Empat Puluh Empat Rupiah).

Semuanya itu adalah hasil operasi bersinar yang dilaksanakan selama satu bulan penuh yang dimulai dari tanggal 21 Maret hingga 21 April 2016”, paparnya.

Lebih jauh Kapolres juga menyatakan pemberantasan Peredaran narkoba tetap akan terus dilaksanakan, sekalipun operasi Bersinar ini telah usai.

“Operasi ini akan terus dilaksanakan, sebab Kabupaten Simalungun boleh dikatakan telah mencapai status darurat narkoba. Apalagi jika dilihat dari sekian banyak jumlah tersangka  yang ditangkap, menurut kasat narkoba  dinyatakan ada 3 orang tersangka yang masih berstatus pelajar atau masih dibawah umur”, pungkasnya. (M. Baringin P.S)