Jurnal Realitas.com, Pematangsiantar | Kecamatan Siantar Marimbun adakan sosialisasi peningkatan kompetensi kemampuan untuk seluruh jajarannya,  yang meliputi seluruh enam kelurahan sekecamatan siantar marimbun termasuk  kepala lingkungan, Rukun Warga, Rukun Tetangga di lingkungan masing-masing, Selasa, (15/3/2016) di Kantor Kecamatan Siantar Marimbun.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kompol. Altur Pasaribu, SH, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (Cerdas) BNNK Pematangsiantar, Sudarsono Sipayung, AP.M.Si, selaku Kabid. Informasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pematangsiantar, dan seluruh lurah dari 6 (enam) kelurahan dan para ketua RT dan RW sekecamatan Simarimbun Kota Pematangsiantar.

Dalam sambutan singkatnya, Fidelis Sembiring, S.STP selaku Camat Siantar Marimbun, yang didampingi Sekretaris Kecamatan, Syaiful Rizal, SSTP,  menyampaikan bahwa tujuan acara sosialisasi tersebut adalah dalam rangka memberikan masukan dan pencerahan sekaligus peningkatan kampetensi  kinerja bagi seluruh jajaran kecamatan dan lurah termasuk ketua RT dan RW selaku ujung tombak perpanjangan tangan pemerintah kecamatan di masyarakat. Khususnya dalam pemberian pelayanan dan informasi sistem administrasi kependudukan, dan sekaligus dilakukan penyuluhan bahaya narkoba yang saat ini sudah menjadi musuh bersama..

Kompol. Altur Pasaribu,SH yang dalam kesempatan tersebut diminta sebagai pembicara memberikan pemaparan lengkap tentang jenis-jenis narkoba dan akibat dari bahaya penyalah gunaan narkoba. Altur juga menambahkan bahwa pengguna narkoba tidak bisa disembuhkan secara total akan tetapi hanya bisa dikurangi kadarnya dengan cara rehabilitasi.

Menurut Altur cara terampuh untuk menjauhi dan menghindar dari narkoba adalah dengan cara berkomitmen untuk tidak mau memakai barang narkoba, tidak mau uang dari hasil narkoba dan tidak mau memberi / meluangkan waktu sedikitpun untuk mencoba atau memakai narkoba.

“Ketiga hal tersebut hanya bisa terlaksana hanya dengan meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan kita kepada Yang Maha Kuasa. Yaitu dengan cara beribadah secara tekun sesuai ajaran agama masing-masing. Karena kebanyakan para pengguna narokoba adalah orang yang jauh dari Tuhan nya juga tidak taat beragama. Selain itu dampak bahaya narkoba tidak dirasakan saat itu juga. Tapi akan berdampak dalam waktu 5 – 10 tahun ke depannya. Dan itu akan merusak semua sistem syaraf dan organ didalam tubuh manusia” terang Altur.  Saking bencinya, lagi – lagi Altur mengatakan, bahwa para Bandar Narkoba sama kejamnya dengan para pelaku G-30S-PKI yang pernah terjadi tahun 1965 silam.

Dalam hal ini, Altur mengharapkan agar masyarakat bekerjasama dan lebih perduli dalam memerangi narkoba. Khususnya para Lurah dan perangkat Ketua RW dan RT yang langsung bersentuhan dan paling mengetahui situasi dan kondisi masyarakatnya. Dan berharap juga kecamatan simarimbun melalui menjadi salah satu kecamatan yang bersih dari Narkoba seperti kelurahan martimbang yang sebelumnya sudah menjadi salah satu kelurahan yang menjadi percontohan bebas narkoba.

Foto dari kiri ke kanan: Sudarsono, Fidelis Sembiring, Altur, Syaiful Rizal
Foto dari kiri ke kanan: Sudarsono, Fidelis Sembiring, Altur, Syaiful Rizal

Pada kesempatan lain, Sudarsono Sipayung, AP.M.Si juga memberikan pencerahan dan pemaparan tentang sistem administrasi kependudukan (Adminduk). Termasuk didalamnya dokumen-dokumen apa saja yang harus dimiliki seorang warga masyarkat, juga tata cara pengurusannya. Dokumen – dokumen tersebut meliputi Akta Lahir, Kartu Keluarga (KK), KTP, Akta Nikah (Perkawinan), Akta kematian dan atau Akta perceraian. Beliau juga menjelaskan bagaimana tata cara pengurusan dan menyatakan bahwa semua pengurusan akta tersebut adalah GRATIS.

Termasuk adanya KTP Elektronik Seumur Hidup. Yang mengalami perubahan mendasar tentang Adminduk melalui UU No. 24 tahun 2013 dimana sebelumnya dari KTP dengan masa berlaku dengan kurun waktu tertentu menjadi KTP Elektronik seumur hidup.

Diakhir pemaparannya, baik Kompol. Altur Pasaribu, SH dan Sudarsono Sipayung, Ap. M.Si memberikan apresiasi kepada pihak kecamatan simarimbun beserta jajarannya karena telah diundang menjadi pembicara dalam acara tersebut.

Dan Semua pemaparan dan pencerahan yang diberikan oleh para pembicara disambut hangat oleh seluruh peserta yang hadir dan mereka berkomitmen bahwa kecamatan simarimbun akan bebas narkoba.

Acara berlangsung hikmat serta penuh dalam suasana keakraban dan kekeluargaan. (M. Baringin. P.S)