Jurnal Realitas.com, Pematangsiantar | Tepat pada tanggal 17 April 2016 nanti PT. Taspen Persero genap berusia 53 tahun. Untuk menyambut hari jadinya yang ke 53 tahun, PT. Taspen Persero adakan kegiatan bakti sosial donor darah. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Gedung Aula Serbaguna kantor PT. Taspen Persero yang terletak di Jl. Sisingamangaraja Pematang Siantar, Selasa (12/4/16).

Dalam kegiatan ini, PT . Taspen bekerjasama dengan Palang Marah Indonesia (PMI) cabang kota Pematang Siantar.

Kegiatan ini turut dihadiri Fahri, selaku Kepala Cabang PT. Taspen Persero Cabang Pematangsiantar, Parulian Sitorus, Kabid. Umum dan SDM, Juruli Siregar, Ketua Program Kemitraan Bina Usaha Lingkungan (PKBL), Alpin Supriatna, Ketua Panitia sekaligus Humas, Irwansyah, Sekretaris PMI Pematangsiantar dan dr. Abadi Sinaga selaku kepala unit transfusi darah (UTDC) PMI Pematangsiantar, para pegawai Taspen, mitra kerja dari perbankan, dalam hal ini dihadiri langsung oleh Kepala Bank Sumut Pematangsiantar, Syafrizal Syah, serta undangan dan masyarakat sekitar. 

Foto: Fahri. Kepala Cabang PT. Taspen Persero Pematangsiantar
Foto: Fahri. Kepala Cabang PT. Taspen Persero Pematangsiantar
Foto: dr. Abadi Sinaga Saat mengambil darah salah seorang pegawai PT. Taspen.
Foto: dr. Abadi Sinaga Saat mengambil darah salah seorang pegawai PT. Taspen.

Pada kesempatan tersebut, Fahri selaku kepala cabang PT. Taspen Pematangsiantar menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut adalah kegiatan rutin tahunan yang diadakan dengan tujuan agar keberadaan PT. Taspen dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar. Donor darah ini ditujukan bagi masyarakat umum yang membutuhkan darah juga sebagai wujud peduli nyata PT. Taspen terhadap sesama.

Selain acara donor darah ini, sehari sebelumnya PT. Taspen juga telah mengadakan kegiatan sunatan massal. Kegiatan yang berlangung pada Senin (11/4/2016) ini dimaksudkan untuk memberikaan maanfaat langsung khususnya bagi anak-anak Aparatur Sipil Negara (ASN) serta untuk anak-anak di sekitar lingkungan kantor PT. Taspen pada umumnya. Dan pada sunatan missal kali ini diikuti oleh 50 orang anak. Dan pada tangga 16 April nanti pihaknya akan mengadakan acara Gerak Jalan Santai yang dimulai pada pukul 07.30 Wib dan puncaknya pada malam hari pukul 19.00 Wib. Sedang upacara bendera dilaksanakan tanggal 18 April mengingat tanggal 17 adalah hari Minggu

Selain kegiatan tersebut diatas, PT. Taspen Persero Pematangsiantar juga berencana mengadakan kegiatan bedah rumah bagi Aparatur Sipil Negara atau pensiunan ASN yang berpangkat/ golongan rendah. Namun untuk acara bedah rumah, Fahri menjelaskan ini dikhususkan bagi PNS/ASN dan pensiunan yang rumahnya masih belum layak huni. Dimana sebelumnya pihak yang pantas mendapatkan bedah rumah ini telah melalui proses seleksi yang ketat. Dan ini dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari lurah/kepala desa setempat.

Untuk tahun ini PT. Taspen Persero cabang Pematangsiantar hanya mendapat jatah 2 rumah. Kegiatan bedah rumah untuk cabang Pematangsaiantar baru dapat dilakukan tahun ini karena sebelumnya dilakukan di kantor cabang daerah lain.

Pembangunan rumah tidak layak huni ini pelaksanaanya harus menunggu persetujuan dari kantor Pusat, sedangkan dana untuk bedah rumah sepenuhnya dari PT. Taspen Pesero. Adapun wilayah kerja PT. Taspen Persero cabang Pematangsiantar melingkupi 18 Kabupaten/Kota se-sumatera utara.

Lebih jauh Fahri menyampaikan harapannya, dengan keberadaan PT. Taspen sebagai salah satu BUMN mitra penyelanggara kesejahteraan ASN, maka kesejahteraan para PNS atau ASN tersebut bisa lebih meningkat/membaik.

Dikesempatan lain, Kepala UTDC (Unit Transfusi Darah Center) PMI Pematangsiantar dr. Abadi Sinaga selaku pihak yang bertindak melakukan pengambilan darah menyampaikan, pihaknya melibatkan Team dari PMI sebanyak 8 orang yang terdiri dari 3 orang staf dan 5 orang tenaga medis.

Seperti diutarakan oleh  Dr. Abadi Sinaga bahwa kegiatan donor darah seperti ini sangat penting, karena hal tersebut sangat membantu pihaknya (PMI Siantar) untuk memenuhi stock kebutuhan darah yang rata-rata membutuhkan sekitar 600 kantong darah, dan kebutuhan akan darah ini harus tetap terpenuhi. Adapun sumber darahnya adalah 65 % dari acara kegiatan donor darah seperti ini dan selebihnya dari pihak keluarga atau saudara si pasien. Sedangkan golongan darah yang paling banyak tersedia dan sekaligus paling banyak dicari dan dibutuhkan adalah golongan darah jenis O. Karena sebagian besar penduduk asia berjenis golongan darah O.

Lebih jauh, Abadi memaparkan proses pengambilan darah dari si pendonor, harus melalui beberapa tahap sebelum darah tersebut dapat diserahkan kepada yang membutuhkan. Adapun tahapan tersebut adalah proses pemeriksaan apakah darah tersebut terinfeksi virus Sypilis, Gonorhoe, Hepatitis dan HIV. Jika dinyatakan bersih, maka darah tersebut akan disterillkan lagi dan kemudian akan dimasukkan ke dalam lemari pendingin selama 21 hari. Jika lebih dari 21 hari darah tidak dipakai, maka akan dimusnahkan.

Sedangkan persediaan kantong darah yang dimiliki oleh PMI Siantar, dr. Abadi menyebutkan sampai bulan ini pihaknya masih memiliki stock 50 kantong darah siap pakai. Dan jumlah darah per kantongnya adalah sebesar 350 Cc. Dalam kegiatan donor darah kali ini terkumpul sebanyak 24 kantong darah melebihi target awal yang hanya menargetkan 20 kantong.

Menanggapi kegiatan donor darah ini, Dr. Abadi Sinaga menyatakan berterima kasih dan sangat mengapresiasi kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh PT TASPEN PERSERO Cabang Pematangsiantar. Dan PMI Siantar akan  terus mensupport jika kegiatan serupa kelak dilaksanakan kembali. (M.Baringin P.Sihombing)