Home » Berita » Saiful Chaniago Kecam Keras Oknum Jenderal yang Lakukan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo Subianto

Saiful Chaniago Kecam Keras Oknum Jenderal yang Lakukan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo Subianto

Oplus_16908288

JAKARTA – Ketua Umum Pasukan Prabowo (PASPROBO) Saiful Chaniago, mengecam keras tindakan oknum jenderal yang diduga melakukan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Saiful menegaskan, tindakan penyadapan terhadap Presiden sebagai simbol negara dan Panglima Tertinggi TNI adalah bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi dan pelanggaran berat terhadap keamanan negara.

“Ini tindakan tidak bermoral, tidak patriotik, dan sangat berbahaya bagi kedaulatan negara. Presiden adalah representasi tertinggi negara. Menyadap Presiden sama saja menyadap negara. Oknum jenderal yang melakukan ini harus ditindak tegas tanpa pandang bulu,” tegas Saiful Chaniago dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (3/11).

Saiful meminta agar Panglima TNI dan aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan profesional.

“Tidak boleh ada impunitas. Siapapun pelakunya, apapun pangkat dan jabatannya, harus diproses hukum secara terbuka. Ini demi menjaga marwah Presiden, menjaga soliditas TNI, dan menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi pertahanan,” lanjutnya.

​Ketua Umum FORSIMEMA Ucapkan Selamat & Sukses HUT ke-27 Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI )

Menurutnya, di tengah upaya Presiden Prabowo bekerja keras memperkuat pertahanan nasional, swasembada energi, dan kesejahteraan rakyat, justru ada pihak internal yang mencoba mengganggu stabilitas dengan cara-cara kotor.

“Kami sebagai rakyat Indonesia yang dipimpin oleh Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, berdiri tegak di belakang Presiden Prabowo Subianto. Kami mendukung penuh langkah Presiden untuk membersihkan oknum-oknum pengkhianat di lingkaran kekuasaan,” ujar Saiful.

Komisaris Utama PLN Energi Gas Saiful Chaniago juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga persatuan.

“Jangan biarkan oknum perusak persatuan ini merusak agenda besar Presiden untuk membangun Indonesia yang kuat dan berdaulat. Hukum harus tegak,” tutupnya. (Megy)

Niscayakan Tindakan Amputatif Untuk Selamatkan Indonesia, dr. Ali Mahsun ATMO: Ada Digenggaman Presiden Prabowo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement