“None” Jakarta Tewas dalam Tabrakan Beruntun di Tol Cengkareng

JurnalRealitas.com – Seorang wanita cantik yang pernah menjadi None Jakarta, menjadi korban dalam keelakaan beruntun di ruas jalan tol tadi malam, Kamis 12 Juni 2014.

Kecelakaan beruntun itu melibatkan tiga kendaraan terjadi di Tol Kamal arah Bandara Soeta, KM 24 Jakarta Utara, Kamis (12/6/2014) pukul 03.30 WIB.

Insiden 3 kendaraan itu melibatkan sebuah Truck H 1956 HS, yang dikemudikan oleh Untung (64) warga Jl Rorojonggrang Dalam RT 010/006 Manyaran Semarang Jawa tengah. Dengan Sedan Taxi Blue bird B 1410 KTD, pengemudi Eko Julianto yang saat ini dirawat di RS Atmajaya, Pluit, Penjarigan, Jakut. Serta Honda CRV H 7894 SG, pengemudi Edo Ferdiyanto (25) warga Jakarta.

Seperti dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, adapun kronologis  kejadian itu bermula saat taksi blue bird B 1410 KTD, yang dating dan  berjalan dari arah Pluit menuju bandara. Sesampainya di ruas Jalan tol KM 24 diduga mengantuk atau kurang konsentrasi. “Kemudian Taksi menabrak bagian belakang sebelah kanan sebuah Truk H 1956 HS yang sedang berhenti karena mengalami kerusakan atau gangguan mesin di bahu jalan,” ucap Rikwanto. Tak berapa lama setelah itu, kemudian kendaraan taksi oleng ke kanan dan kembali menabrak/membentur sebuah mobil mewah sedan Honda CRV, H 7894 SG. Lalu taksi oleng ke kiri menabrak beton pembatas jalan dan  mengalami kerusakan parah. Dan penumpang yang di dalam taksi itu yang diduga salah satunya adalah seorang mantan None Jakarta 20014.

“Akibat kecelakaan itu, penumpang taksi bernama Rizka Ismalia meninggal di lokasi. Sementara satu penumpang taksi lainnya bernama Aldiko  mengalami luka dan dirawat RS Atmajaya,” kata Rikwanto.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman seperti dikutip Kompas.com membenarkan bahwa korban tewas dalam tabrakan beruntun di Tol Kamal Km 34 arah Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta Utara, Kamis (12/6/2014) dini hari tadi, adalah None Jakarta 2004,  Rizka Ismalia Putri Iskandar (31).

Sungguh sangat disayangkan. Akibat kurang konsentrasi, menyebabkan nyawa orang lain melayang dan kerugian materi lainnya. Semoga hal- hal seperti ini tidak terulang lagi kedepannya. Kalau kurang konsentrasi karena mengantuk tau kelelahan, sebaiknya ambil waktu sebentar untuk istrahat.

(M. Baringin. P.S)

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.